Miskin dan kaya adalah nasib ”
ini adalah mitos yang berlaku di dalam masyarakat, khususnya di negara
berkembang. Tak terkecuali di negara kita, Indonesia. Orang miskin menghabiskan uang
yang didapat, kalau ada sisa baru ditabung. Orang KAYA, Menabung dulu, sisanya baru dihabiskan.
Perubahan hidup yang paling
bermakna dalam hidup adalah perubahan sikap. Sikap yg benar akan menghasilkan
tindakan yg benar. Orang kaya diberi ujian dengan
seluruh harta kekayaannya dan orang miskin juga diuji dengan kemiskinannya.
Namun kemiskinan bukan berarti
sebuah alasan seseorang menjadi malas bekerja atau bahkan menjadi terjerumus
kedalam kekufuran menjual akidahnya. Oleh karenanya Allah Maha Pemberi Rizki
sudah mengatur segalanya. Menjadi miskin atau kaya adalah pilihan dan sama
dihadapan Allah.